![]() |
KERJASAMA - Kepala BI Wilayah Kalimantan, Harymurthy Gunawan (kiri) bersama Kepala Cabang Bank Kalsel Batulicin, M Rohman Hakim kala meresmikan Kas Titipan Bank Indonesia, Selasa (25/8). |
Hal inilah yang kemudian mendorong BI Wilayah Kalimantan untuk mengoperasionalkan Kas Titipan di Kabupaten Tanbu. Menurut Kepala BI Wilayah Kalimantan, Harymurthy Gunawan, adanya Kas Titipan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi perbankan dan masyarakat di Tanbu. "Dengan demikian, pihak perbankan di Tanbu tidak perlu susah payah menukarkan ULE di Kantor BI di Banjarmasin. Karena sudah ada fasilitas Kas Titipan yang disediakan di Batulicin, sehingga bisa menghemat waktu, biaya, dan tenaga, serta lebih aman," papar pria yang akrab disapa Hary ini di sela-sela peresmian layanan Kas Titipan di Bank Kalsel Cabang Batulicin, Selasa (25/8).
Hary menuturkan dalam pengelolaan layanan Kas Titipan tersebut, BI menunjuk Bank Kalsel Cabang Batulicin. Alasannya, selain memenuhi persyaratan, Bank Kalsel Cabang Batulicin juga memiliki Khazanah (brankas besi ukuran besar) untuk menyimpan ULE yang didistribusikan dari Kantor BI di Banjarmasin. "Untuk tahap awal, BI mendistribusikan Rp60 miliar ULE ke Bank Kalsel Batulicin. Kemudian, kalau kebutuhan ULE semakin meningkat, BI akan mendistribusikan maksimal hingga Rp100 miliar," sambungnya.
Di sisi lain, Direktur Operasional Bank Kalsel, Yunita Martha menuturkan pihaknya siap memaksimalkan pelayanan penukaran ULE di Kabupaten Tanbu. "Selain ada khazanah, Bank Kalsel Cabang Batulicin akan menyediakan loket khusus penukaran ULE. Selain kepada masyarakat, Kas Titipan BI di Bank Kalsel Batulicin juga melayani penukaran ULE kepada perbankan," tambahnya.
Senada, M Ijrai, Asisten Bidang Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, mewakili Bupati Tanah Bumbu. "Kas titipan akan membantu kelancaran pembangunan di Tanah Bumbu melalui kemudahan dalam menperoleh uang tunai layak edar," tandasnya.(oza)