![]() |
AKRAB – Maxi Gunawan (dua dari kiri) menjabat tangan H Aliansyah di sela-sela acara buka puasa bersama pengurus Kadin Kalsel, beberapa waktu lalu. |
Desakan untuk melindungi para naker nasional ini dituturkan langsung oleh Komite Tetap Hubungan Kerjasama Internasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Maxi Gunawan. Menurut Maxi, sudah saatnya pemerintah mulai merumuskan aturan mengenai pemberdayaan naker asing di Indonesia. ”Kalau tidak diatur, maka naker nasional tidak mustahil akan tersisih. Akibatnya, naker asing yang bakal menguasai lapangan pekerjaan di Indonesia, kalau sudah begini nasib naker nasional semakin tidak jelas,” ungkap Maxi kala melawat ke Banjarmasin menghadiri acara buka puasa bersama anak yatim piatu di kediaman Ketua Kadin Kalsel, H Aliansyah, beberapa waktu lalu.
Maxi menilai peraturan yang dibuat pemerintah itulah nanti yang bakal menjadi pelindung bagi naker nasional. ”Jangan tanggung-tanggung, kalau bisa bentuk dan buat undang-undangnya. Sehingga, naker nasional tetap terlindungi dan kesejahteraannya tetap dapat terjamin. Apalagi, naker nasional kini semakin terasah dan terampil, kemampuan mereka bisa diadu dengan naker asing,” paparnya.
Di sisi lain, Maxi juga bakal terus memperjuangkan perlidungan bagi para naker nasional ini di ajang Musyawarah Nasional (Munas) Kadin 2015 yang dijadwalkan dihelar di Surabaya dalam waktu dekat ini. ”Ini sebagai bagian dari perjuangan saya untuk mewujudkan aspirasi para naker. Termasuk juga untuk mengayomi para pengusaha nasional yang sekarang sebagian besar sedang diterpa krisis,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kalsel, H Aliansyah mengaku mendukung penuh niat Maxi untuk menjadi Ketua Umum Kadin. ”Sepak terjang Pak Maxi Gunawan selama ini sangat baik. Menurut saya, beliau merupakan figur yang pantas untuk menjadi Ketua Kadin,” tandasnya.(oza)