FOTO BARENG - BPC Hipmi Balangan membantu mendata para pelaku UMKM di Balangan untuk memudahkan pembinaan. |
BANJARMASIN – Keseriusan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Kabupaten Balangan untuk membantu eksistensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sudah mulai digulirkan. Sebagai langkah awal, BPC Hipmi Kabupaten Batola telah melakukan pendataan terhadap unit-unit UMKM yang ada di Kabupaten Batola.
Menurut
Ketua BPC Hipmi Kabupaten Batola, Rahmadi, pendataan UMKM tersebut sangat
penting. ”Pendataan ini kami lakukan untuk
menggali informasi di lapangan
terkait keberadaan dan aktivitas UMKM yang ada di Kabupaten Balangan. Karena,
sebagaimana diketahui geliat UMKM di Balangan selama ini sebenarnya cukup
aktif, namun jarang diketahui lantaran tidak didata secara rinci,” ungkap
Rahmadi kepada Radar Banjarmasin, kemarin (9/2).
Rahmadi
menuturkan pendataan tersebut juga bertujuan untuk menentukan langkah lanjutan bagi
BPC Hipmi Kabupaten Balangan dalam hal pembinaan UMKM. “Setelah diperoleh data
yang valid dan rinci, tentunya akan semakin memudahkan bagi Hipmi Balangan,
Pemkab Balangan, atau pihak-pihak lain yang ingin memberikan pembinaan kepada
para pelaku UMKM tersebut. Selain
itu, juga bisa memudahkan pihak perbankan apabila ingin membantu menyalurkan
fasilitas permodalan kepada para pelaku UMKM di Balangan,” sambungnya.
Dikatakan Rahmadi, dari kegiatan
pendataan UMKM tersebut, ada 20 UMKM terbaik yang dipilih oleh BPC Hipmi
Kabupaten Balangan. ”Ke-20 UMKM tersebut kami jadikan sebagai UMKM percontohan
di Kabupaten Balangan. BPC Hipmi Balangan akan mendampingi para pelaku UMKM
tersebut agar bisa meningkatkan kinerja dan kualitas produknya. Sehingga, bisa
menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya,” paparnya.
Terkait materi pendampingan kepada
UMKM percontohan di Balangan, Rahmadi telah menentukan sejumlah indikator
pembinaan. ”Diantaranya, manajerial, kualitas produk, dan kemampuan pemasaran
atau market,” tandasnya.(oza)