![]() |
TINJAU LAPANGAN – Bupati Tala, Bambang Alamsyah bersama rombongan dari Bappeda Tala dan pakar dari ITB melakukan pemantauan ke Pantai Swarangan. |
Bambang menceritakan didatangkannya pakar-pakar kepelabuhan dan akademisi dari ITB tersebut bertujuan agar mendapatkan saran yang terbaik dalam upaya pembangunan pelabuhan laut di Pantai Swarangan. “Pakar-pakar kepelabuhan tersebut adalah yang ahli di bidang kepelabuhan dan pemetaan geografis. Saya ingin meminta saran dari mereka terkait upaya pembangunan pelabuhan di Swarangan. Sebagai pakar, tentunya mereka lebih menguasai teknis-teknis lokasi sebelum merealisasikan pembangunan pelabuhan laut tersebut,” ungkap Bambang.
Bambang menuturkan Pemkab Tala akan berusaha agar pelabuhan laut di Pantai Swarangan ini ke depannya menjadi sarana untuk mempelancar arus perdagangan nasional dan internasional. “Tanah laut pernah menjadi proyek seperti yang pernah masuk dalam program MP3EI. Saya akan berusaha akan melanjutkan pembangunan KSP Kalsel. Dan berharap nanti pelabuhan Swarangan bisa mendukung aktivitas pelabuhan di Trisakti. Harapannya, pelabunan ini bisa menjadi gerbang ekonomi Kalsel,”
Di sisi lain, Bambang sudah melakukan ekspose rencana pembangunan KSP Kalsel dan pelabuhan Swarangan ke Bappeda Kalsel. “Mudah-mudahan, ekspose yang kami lakukan ke Bappeda Kalsel bisa menjadi pertimbangan matang untuk segera merealisasikan pembangunan KSP Kalsel dan pembangunan Pelabuhan Swarangan. Setelah ekspose ke Bappeda Kalsel, kami juga akan membawa rencana pembangunan KSP Kalsel dan Pelabuhan Swarangan ke tingkat pusat di Jakarta,” paparnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Krishna Nur Pribadi, M.Sc, M.Phil, ahli kepelabuhan dari ITB menilai kawasan pantai Swarangan memiliki kriteria yang sesuai untuk membangun pelabuhan laut. “Kawasan Swarangan sangat strategis. Didukung dengan garis pantai sepanjang 200 kilometer, kawasan ini berpotensi menjadi pintu gerbang ekspor dan impor nasional dan internasional,” tandasnya.(oza)